Tampilkan postingan dengan label alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Juli 2016

Tidak ada yang salah masuk MAPALA (Mahasiswa Pecinta Alam).

Kita tahu Dikampus ada istilah MAPALA..!!!
APA ITUU??? (mama papa larang???)
BUKAN.. ITU ADALAH MAHASISWA PECINTA ALAM

MAPALA dikenal dengan MAHASISWA PECINTA ALAM. Mapala merupakan suatu organisasi dibidang pecinta alam dan olahraga alam bebas. disetiap universitas maupun perfakultas mempunyai mapala. disetiap mapala fakultas mmepunya nama yang berbeda beda dengan mapala fakultas lainnya karena mapala organisasi yang ikatan persaudaraannya sangat kuat antara mapala satu dengan lainnya. Seperti halnya mapala saya sendiri yaitu RIMBAPALA (Rimbawan Pecinta Alam). Rimbapala adalah organisasi mapala di Fakultas Kehutanan USU. Rimbapala berdiri tahun 2012 walaupun umurnya masi muda akan tetapi aktivitas dan kegiatan nya sangat banyak. Awalnya saya masuk mapala pada tahun 2014 dan yang terpikir dibenak saya awalnya iyalah mapala yang orang-orang didalamnya orang yang bandal, lama tamat, penampilan acak-acakan dan pergaulan yang tidak benar. Akan tetapi setelah saya berhasil masuk menjadi anggota RIMBAPALA semua salah semua yang saya pikir sebelumnya.


Pada awal pendaftaran memang diberi tahu tahapan-tahapan masuk mapala tidak lah mudah. Ada beberapa Tahapan yang harus dilalui seperti tahapan wawancara, seleksi materi ruang dan materi lapangan. Dan banyak peserta yang gugur, pada waktu dijaman angkatan saya yang daftar lebih dari 80 orang akan tetapi yang jadi menjadi anggota smapai tahapan final hanya 20 orang itupun dibilang paling banyak karena dimana-mana anggota mapala per angkatan paling banyak hanya 10-15 orang saja. walaupun begitu tujuan dari itu adalah menciptakan kader-kader konservasi yang serius dan paham mengenai pecinta alam dan organisasi karena kader-kader mapala kebanyakan berpotensi diranah kampus seperti halnya kader Rimbapala ada yang menjadi Wakil Gubernur Pemerintahan Mahasiswa dan banyak diterima ditempat kerja yang lumayan seperti alumni Rimbapala yang diterima diperusahaan Perkebunan Sinarmas dan perusaahaan kayu RAPP Riau. di mapala hubungan kekeluargaan keanggotaan sangat lah kental dan juga ke teman-teman mapala lainnya. karena kader-kader mapala diciptakan untuk saling membantu dan melindungi saudaranya dalam suatu cipataan kegiataan DIKLATSAR disitulah dibentuk jiwa seorang mapala yang tangguh dan melindungi alam bumi ini serta keluarganya. makanya dari situ di Rimbapala sendiri tidak dibenarkan untuk hubungan berpacaran karena di Rimbapala sendiri merupakan keluarga sama halnya keluarga yang ada dirumah kita masing-masing. 

Rimbapala sendiri mempunyai banyak kegiatan dalam ranah dikampus mapun diluar kampus, Rimbapala sendiri sudahg pernah melakukan EKSPEDISI & TOUR KE SABANG dengan mengunakan sepeda motor. dan kegiatan hari BUMI seperti penanaman pohon di seminar ke sekolah-sekolah yang ada dikota medan. dalam hal internal Anggota Rimbapala juga sering buat kegiatan Kemping bersama dan mendaki gunung bersama anggota rimbapala dan juga aktif dalam kegiatan bersih-bersih kampus dengan dosen. dengan hal itu saya berpikir masuk mapala itu rasanya bangga karena organisasi ini berbeda dengan organisasi yang lainnya. dan mempunyai hubungan kuat dengan mapala lainnya baik di dalam provinsi maupun diluar provinsi. maka itu jika berpergian ke daerah lain yang mempunya mapala nya  dan singgah ke sekret mapalanya kita akan disambut dengan senang hati bahkan jarang ada dikasi pulang cepat hahaha... oleh dari itu saya sangat bangga dan tidak kecewa ataupun menyesal masuk mapala. karena di mapal kita akan didik untuk mejadi kader-kader konservatif yang tangguh dalam hal apapun baik di bidang kepecintaalaman maupun sosial karena mapala mengedepankan TRIDARMA perguruan tinggi. 

 


Dengan itu menjadi seorang mapala bukanlah rugi karena menjadi mapala bukanlah kita menjadi rusak akan tetapi menjadi bertambah wawasannya karena mapala diciptakan akan menjadi pemimpin negeri ini. karena Presiden kita juga yaitu bapak JOKO WIDODO adalah seorang mapala dari UGM. dengan itu masi takut untuk jadi seorang mapala?? hilangkan pikirannmu mengenai hal itu karena sebagai mahasiswa kita harus berjiwa berani dan berpikir untuk kemajuan alam dan negara ibu pertiwi ini. SALAM LESTARII..




Jumat, 12 Februari 2016

Wisata batu katak. Wisata dengan pesona gua yang tersembunyi

Perjalanan kali ini saya ke wisata batu katak. Wisata batu katak terletak di desa batu katak bawah kecamatan bahorok kabupaten langkat provinsi sumatera utara. jarak tempuh ke tempat ini jika dari medan kurang lebih 3 jam. arah menuju ini sama satu arah jika menuju bukit lawang. kondisi jalan yang lumayan bagus. desa batu katak yang berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). maka dari itu desa ini tidak kalah indahnya jika dibandingkan dengan Tangkahan dan bukit lawang. desa ini memiliki sungai yang sangat jernih dan cocok untuk melakukan Tubing dan Arung jeram serta juga daerah ini banyak sekali tanaman durian jika musimnya durian di daerah ini sangatlah melimpah dan rasanya sangatlah enak serta harganya yang murah.
jembatan desa batu katak 

saya berangkat ke desa batu katak bersama teman-teman kampus dimana kami bermalam di sini disebuah mess. kami disini untuk menelusuri gua dimana didaerah ini banyak menyimpan gua yang banyak belum diketahui. di sini terdapat lebih dari 25 gua dan sebagian belum dinamai. gua yang sudah dinamai itu diantaranya gua namu mentar, gua bayak, gua air, gua batu rizal, gua jodoh dan masi banyak lagi gua yang terdapat disini. masyarakat sini sangat mengandalkan wisata sebagai mata pencahariannya. karena daerah sini memiliki kekayaan alam yang sangat indah maka dari itu masyarakat sini membuat sebuah komunitas untuk pengelolaan wisatanya. dan untuk memasuki gua ini kita harus membayar sebesar 41 ribu rupiah yang dipandu oleh dua gait. dikarenakan jarak tempuh kegau ini sekitar 2 jam lebih dari desa. karena gak bisa semua gua dimasukan jadi kami memilih untuk memasuki gua namu mentar yang dimana gua nya berbentuk horizontal yang panjangnya 700 meter. 


 
lokasi didalam gua 

gua ini memiliki keindahan stalaktis yang sangat luar biasa dan hewan-hewan yang terdapat didalam nya anatara kalilawar, serangga dan binatang-binatang kecil lainnya. jarak tempuh melewati gua ini bisa sampai dua jam jika kita banyak mengambil gambar disini hahaha. dan gait yang bersama kami bilang gua ini dulu tempat tinggalnya binatang buas seperti harimau akan tetapi sekarang sudah tidak ada lagi. digua ini sangat cocok untuk bermalam didalam nya karena tidak dilewati oleh saluran air. 
setelah kami masuk digua ini kami menulusuri alam sekitar TNGL yang dimana banyak menyimpan flora yang sangat banyak dan langka semuanya diantaranya Bunga Raflesia dan Bunga Bangkai. 

jika kita berkunjung haruslah bermalam dan dimusim panas karena jarak tempu yang sangat bagus dan juga sungai sangat jernih jika lagi tidak hujan. dan untuk kesini tidak lah menyesal karena memiliki keindahan yang luar biasa. indonesia banyak memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah keindahannya jadilah harus dirawat dengan baik agar jadi aset bagi perekonomian masyarakat bangsa ini.